Pages

Minggu, 17 April 2016

Penjelasan File Service



Pengenalan File Service
File service adalah suatu perincian atau pelayanan dari file system yang ditawarkan pada komputer client. Suatu file server adalah implementasi dari file service dan berjalan pada satu atau lebih mesin.
File itu sendiri berisi dari nama, data dan atribut file seperti kepemilikan file, ukuran, waktu pembuatan file dan hak akses file. File sistem merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam sistem operasi.

Komponen File service
Komponen-komponen file service adalah terdiri dari :
–        File Service
–        Pengoperasian dari masing-masing file.
–        Directory Service
–        Management atau pengaturan direktori
–        Naming Service
–        – Location Independence :
–        File dapat dipindahkan tanpa penggantian nama
–        – Hal yang umum untuk penamaan file dan directori :
–        Mesin + nama path e.g / machine / path atau machine : path
–        Mounting File sistem secara remote kedalam hirarki local file.
–        Single name space yang sama pada semua mesin.
–        – Dua level penamaan :
–        Nama simbolik yang dilihat user dan nama binary yang dilihat oleh sistem.

INTERFACE SERVICE
Interface service adalah metode standard komunikasi yang dapat dipakai oleh siapapun tanpa membedakan vendornya. Interface Service merupakan titik point yang konsumen gunakan untuk mengakses fungsionalitas yang diarahkan oleh aplikasi. Interface Service biasanya menggunakan alamat jaringan, yang berarti bahwa ia dapat  di akses oleh konsumen lebih dari beberapa macam komunikasi jarigan. Alamat jaringan dapat  terkenal lokasinya atau ia dapat terkandung dari direktori service seperti UDDI.
Sebuah kunci aspek dari desain service interface untuk memisahkan implementasi yang dibutuhkan untuk mengkomunikasikan dengan system lain dari aplikasi logika bisnis. Interface Service menyediakan interface yang jauh lebih kasar sambil menjaga semantik dan rincian lebih halus dari logika aplikasi. Hal ini juga memberikan penghalang yang memungkinkan logika aplikasi dapat berubah tanpa mempengaruhi interface konsumen.
Interface Service mengimplementasikan kontrak antara konsumen dan penyedia. Kontrak ini memungkinkan mereka untuk bertukar informasi bahkan jika mereka berada di sistem yang berbeda. Interface Service bertanggung jawab untuk semua rincian pelaksanaan yang dibutuhkan untuk melakukan komunikasi ini. Rincian tersebut termasuk tetapi tidak terbatas pada:

    Network protocol. Interface Service harus merangkum semua aspek dari network protocol yang digunakan untuk komunikasi antara konsumen dan pelayanan. Sebagai contoh, anggaplah layanan terkena konsumen melalui HTTP melalui jaringan TCP/IP. Anda dapat menerapkan Interface Service sebagai komponen ASP.NET diterbitkan ke URL terkenal. Komponen ASP.NET menerima permintaan HTTP, ekstrak informasi yang dibutuhkan oleh layanan untuk memproses permintaan tersebut, memanggil implementasi layanan, paket respon layanan, dan mengirim respon kembali ke konsumen sebagai respon HTTP. Dari perspektif layanan, satu-satunya komponen yang memahami HTTP adalah antarmuka layanan. Pelaksanaan layanan memiliki kontrak sendiri dengan antarmuka layanan dan seharusnya tidak memiliki ketergantungan pada spesifikasi teknologi yang digunakan konsumen untuk berkomunikasi dengan antarmuka layanan.


    Data formats. Menerjemahkan Interface Service konsumen antara format data dan format data yang mengharapkan layanan. Sebagai contoh, konsumen eksternal untuk perusahaan dapat menyediakan data dan mengharapkan data yg berada dalam format XML yang sesuai dengan skema standar industri XML. Konsumen internal untuk perusahaan mungkin ingin menggunakan format XML dioptimalkan untuk layanan tertentu. Interface Service bertanggung jawab untuk mengubah dan pemetaan kedua format data dalam format yang dapat menggunakan layanan ini. Pelaksanaan pelayanan tidak memiliki pengetahuan tentang format data spesifik Interface Service mungkin gunakan untuk berkomunikasi dengan konsumen.


    Security. Interface Service harus dipertimbangkan batas kepercayaan sendiri. Konsumen yang berbeda mungkin memiliki persyaratan keamanan yang berbeda, jadi terserah untuk Interface Service untuk melaksanakan konsumen spesifik persyaratan. Misalnya, konsumen eksternal untuk perusahaan umumnya akan memiliki persyaratan keamanan yang lebih ketat daripada konsumen internal untuk perusahaan. Konsumen eksternal mungkin memiliki persyaratan otentikasi kuat dan hanya dapat diberi kewenangan untuk melakukan subset yang sangat terbatas dari operasi yang berwenang untuk konsumen internal. Konsumen internal dapat dipercaya secara implisit untuk kebanyakan operasi dan hanya membutuhkan otorisasi untuk operasi yang paling sensitif.


    Service level agreements. Interface Service memiliki peran signifikan dalam memastikan bahwa pelayanan memenuhi komitmen tingkat layanan untuk satu set khusus konsumen. Interface Service dapat mengimplementasikan caching untuk meningkatkan waktu respon dan mengurangi konsumsi bandwidth. Beberapa contoh dari Interface Service dapat digunakan di satu set beban-seimbang node pengolahan untuk mencapai skalabilitas, ketersediaan, dan kesalahan-toleransi persyaratan.

Sumber

Senin, 11 April 2016

Pengenalan Virtualisasi pada Cloud Computing

Pengertian Virtualisasi

Bahasa awamnya adalah, menggunakan sistem sebagai suatu simulasi yang berjalan didalam sistem, pernahkah Anda mendengar seseorang menjalankan Windows didalam Linux? Atau sebaliknya? Seolah-olah mereka menggunakan sistem operasi yang berjalan dalam sistem operasi, jadi secara singkatnya virtualisasi bisa disamakan dengan simulasi, pengguna tidak perlu menginstall suatu sistem operasi secara keseluruhan, mereka bisa menggunakan virtual machine untuk menginstallnya dan hanya membutuhkan resource harddisk dan memori yang lebih kecil, cukup untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan sistem operasi tersebut sebelum menginstallnya secara utuh.

Pengertian Cloud Computing


Pada skema jaringan seperti di software Clisco Packet Tracer, Internet dilambangkan dengan ikon awan, mengibaratkan internet sebagai tempat tinggi dilangit yang tidak bisa diakses oleh sembarang orang. Cloud Computing mengandung arti sebagai sistem komputer berbasis jaringan internet. Bahasa awamnya adalah, penggunaan komputer yang terletak di suatu tempat, digunakan oleh orang lain di tempat berbeda baik dalam jaringan yang sama ataupun beda, melalui komputer mereka masing-masing.

Virtualisasi Cloud Computing

Masih ingat penjelasan sebelumnya tentang menjalankan sistem operasi didalam sistem operasi? Virtualisasi Cloud Computing sama seperti itu, hanya saja sistem operasi yang divirtualkan tidak berada di dalam komputer pengguna melainkan tersimpan di komputer pusat yang terletak baik di dalam jaringan yang sama ataupun berbeda. Awan atau internet disini berfungsi sebagai jembatan penghubung antar komputer pengguna dengan komputer pusat. Itulah penjelasan sederhana tentang virtualisasi cloud computing.

Contoh Cloud Computing

Remote Desktop atau istilahnya begini, misalkan Anda mempunyai komputer di kantor,  pada tengah malam bos menelepon untuk bekerja dadakan, karena jarak dari rumah ke kantor cukup jauh, Anda bisa menggunakan komputer dikantor melalui laptop di rumah melalui remote desktop.

Google Spreadsheet, Anda tahu Excel? Pastinya, naah google ini menyediakan software sejenis yang bisa Anda gunakan tanpa harus mendownload atau menginstallnya.

Google Word, nah ini seperti menggunakan microsoft word pada dekstop, bedanya Anda hanya perlu membuka browser dan koneksi ke situs google word

Manfaat Cloud Computing

Bebas pembajakan : Coba cek excel atau word di komputer Anda, pasti bajakan kan? :P Naah daripada ikut terlibat dalam pihak yang menggunakan produk bajakan, gunakan saja software-software yang disediakan oleh cloud seperti google spreadsheet atau google word. Jangan khawatir, sekarang banyak software cloud yang mendukung pekerjaan mulai dari mengetik teks hingga membuat animasi.

Tidak memerlukan ruang server : Jika Anda baru terjun di bisnis IT, tentu penyimpanan data baik data pekerjaan, data karyawan, data klien dan lainnya adalah hal mutlak, naaah dengan cloud ini Anda hanya perlu menyewanya saja, tidak perlu menyediakan ruang khusus, cocok untuk incomer di bisnis IT

Tidak memerlukan biaya maen tenis : Nah ini berhubungan dengan poin sebelumnya, kalau tidak ada server maka otomatis tidak perlu melakukan perawatan berkala kan? 

Praktis : Mau pindah server? Mau upgrade server? Mau konfigurasi ulang ? Backup? Restore dan segala macam? Tenang.. Provider cloud computing mempunyai customer service yang siap melayani permintaan Anda

Kelemahan Cloud Computing

Banyak keranjang dalam satu telur : Eh maksudnya banyak telur dalam satu keranjang, pernahkah Anda disuruh membeli telur oleh emak Anda? Dan kemudian di tengah jalan kantung belanjanya terbentur? Penulis pernah :P Akibatnya harus membeli ulang. Ini bisa terjadi pada cloud computing, jika providernya bermasalah, gulung tikar, kena hacker dan segala macam, semua data Anda bisa hilang

Serangan pada satu tempat : Bayangkan jika ada seorang hacker yang berhasil memasuki sistem provider yang Anda gunakan, hacker tersebut dapat mencuri data-data klien provider termasuk Anda, sungguh berbahaya.

Referensi

https://www.excellent.co.id/product-services/vmware/keuntungan-teknologi-virtualisasi-cloud-computing/

https://blog.indonesiancloud.com/?p=36#.Vwr1NXrVqTs

http://kitatkj2.blogspot.co.id/2014/05/pengertian-virtualisasi.html

https://fauzi2ks1.wordpress.com/2014/02/05/perbedaan-antara-virtualisasi-dan-cloud-computing/