Pages

Rabu, 16 Maret 2016

Komputasi Modern

Komputasi Modern

Adalah konsep perhitungan modern yang mampu menyimpan hasil perhitungan dalam sebuah memori. Komputasi modern mendukung perhitungan yang membutuhkan akurasi dan kecepatan besar dan kompleksitas tinggi.

Terdapat tiga macam komputasi modern saat ini yaitu

1. Mobile Computing

Beberapa dekade lalu, komputer merupakan benda besar yang hanya bisa ditampung di ruangan khusus dan dimiliki pihak khusus, tahun demi tahun berlalu, ukuran komputer semakin mengecil hingga dapat berada di rumah masyarakat, tahun kembali berlalu hingga akhirnya komputer dapat berada dalam genggaman tangan, sebagai alat perhitungan dan komunikasi yang menjembatani hubungan manusia. Contoh dari mobile computing adalah handphone, GPS, smartphone dan lain-lain.

2. Cloud Computing

Kita mengenal media penyimpanan dalam bentuk harddisk, cd, flashdisk dan perangkat keras lain yang bisa dipegang. Beberapa tahun terakhir mulai dikenal media penyimpanan baru yang disebut Cloud Computing. Dengan media ini kita bisa menggunakan software yang terinstal jauh di tempat lain melalui komputer yang terhubung internet dan bisa menyimpan data-data di tempat lain. Kata cloud yang berarti awan mengartikan bahwa kita menaruh file-file di tempat lain yang sulit dijangkau oleh orang lain yang tidak memiliki akses. Contoh cloud computing adalah software pembuat animasi berbasis web dimana kita tidak perlu menginstall softwarenya, cukup membuka webnya kemudian menggunakan softwarenya dari komputer. Hasil pengerjaan bisa disimpan di komputer pribadi maupun di internet (awan/cloud).

3. Grid Computing

Merupakan pemakaian komputer yang terhubung ke jaringan melalui komputer lain yang berada di dekat kita. Dewasa ini kita mengenal Virtual Private Server, in merupakan salah satu bentuk grid computing.

Perkembangan Komputasi Modern

Tahun 1941, diciptakan Konrad Zuses Electromechanical Machine atau disebut dengan mesin Turing. Masih pada tahun yang sama, diciptakan non-programmable atanasoff-berry computer, sebuah komputer yang menggunakan tabung hampa, angka biner dan memori regeneratif

Tahun 1943 diciptakan komputer Colossus, digunakan untuk memecahkan sandi-sandi yang digunakan Jerman saat perang dunia

Tahun 1944, Universitas Harvard menciptakan The Hardvard Mark 1, sebuah komputer elektromekanis dengan programmability terbatas.

Tahun 1946, diciptakan US Army'sBallistic Research Laboratory ENIAC, komputer ini digunakan untuk menghitung nilai aritmatika

Dampak Komputasi Modern

Dari sisi kenyamanan

Kita mempunyai GPS yang bisa digunakan untuk memandu perjalanan, mempunyai smartphone sebagai komputer portabel

Dari sisi keamanan

Kita memiliki kamera yang terkoneksi ke internet, menyebabkan kita bisa memantau rumah saat sedang berlibur. Dan kita memiliki alarm yang terintegrasi dengan satuan keamanan seperti polisi.

Dari sisi komunikasi

Kita memiliki media komunikasi selain telepon seperti skype, video conference.


Minggu, 13 Maret 2016

Model Open System Interconnection (OSI)



OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection. Sebuah model referensi jaringan terbuka yang menjadi solusi untuk menghubungkan protokol jaringan yang berbeda. Awalnya protokol ini tidak begitu sukses diperkenalkan karena rumitnya beberapa fitur seperti fitur koreksi kesalahan dan fitur lainnya yang diulang-ulang pada setiap lapisannya. OSI sempat didukung oleh pemerintah Amerika Serikat dengan cara menggunakan model ini dalam jaringan pemerintahan, model ini diimplementasikan dalam beberapa standar dengan sebutan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP), digunakan  dari tahun 1980 hingga 1995. Akhirnya model OSI diterima sebagai model ideal dan logis, kemudian digunakan dalam beberapa protokol seperti TCP/IP, DECnet dan IBM System Network Architecture.
OSI mempunyai 7 lapisan yaitu

-          Application Layer : Menerima permintaan dari antarmuka aplikasi yang berhubungan dengan jaringan.

-          Presentation layer : Mentranslasikan data yang diterima dari aplikasi untuk disalurkan melalui jaringan dan mentranslasikan data yang diterima dari jaringan untuk dimunculkan di aplikasi.

-          Session layer : Membuat, memelihara dan menghancurkan koneksi

-          Transport layer : memecah data kedalam paket-paket yang diberikan nomor urut hingga paket-paket bisa disusun kembali setelah sampai. 

-          Network layer : mendifinisikan alamat IP dan memberikan header kepada paket yang dikirim

-          Data-link layer : melakukan koreksi kesalahan pada data yang dikirim, melakukan pengelamatan perangkat keras dan berhubungan dengan perangkat jaringan seperti Hub,bridge,repeater dan switch

-          Physical layer : mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan.


Sumber referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI