Pages

Minggu, 13 Maret 2016

Model Open System Interconnection (OSI)



OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection. Sebuah model referensi jaringan terbuka yang menjadi solusi untuk menghubungkan protokol jaringan yang berbeda. Awalnya protokol ini tidak begitu sukses diperkenalkan karena rumitnya beberapa fitur seperti fitur koreksi kesalahan dan fitur lainnya yang diulang-ulang pada setiap lapisannya. OSI sempat didukung oleh pemerintah Amerika Serikat dengan cara menggunakan model ini dalam jaringan pemerintahan, model ini diimplementasikan dalam beberapa standar dengan sebutan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP), digunakan  dari tahun 1980 hingga 1995. Akhirnya model OSI diterima sebagai model ideal dan logis, kemudian digunakan dalam beberapa protokol seperti TCP/IP, DECnet dan IBM System Network Architecture.
OSI mempunyai 7 lapisan yaitu

-          Application Layer : Menerima permintaan dari antarmuka aplikasi yang berhubungan dengan jaringan.

-          Presentation layer : Mentranslasikan data yang diterima dari aplikasi untuk disalurkan melalui jaringan dan mentranslasikan data yang diterima dari jaringan untuk dimunculkan di aplikasi.

-          Session layer : Membuat, memelihara dan menghancurkan koneksi

-          Transport layer : memecah data kedalam paket-paket yang diberikan nomor urut hingga paket-paket bisa disusun kembali setelah sampai. 

-          Network layer : mendifinisikan alamat IP dan memberikan header kepada paket yang dikirim

-          Data-link layer : melakukan koreksi kesalahan pada data yang dikirim, melakukan pengelamatan perangkat keras dan berhubungan dengan perangkat jaringan seperti Hub,bridge,repeater dan switch

-          Physical layer : mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan.


Sumber referensi : https://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.